Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Biografi Didi Kempot 'The Godfather of Broken Heart'


Didi kempot merupakan seorang musisi terkenal yang ada di Indonesia. Beliau digandrungi oleh segala usia, mulai dari yang tua hingga anak muda pun terpesona dengan beliau karena karya-karyanya yang memang menyentuh hati.



Nah, berikut ini beberapa informasi mengenai profil dari seorang Om Didi Kempot:


-     Kelahiran


Didi kempot merupakan nama julukan saja karena pada saat lahir, beliau diberikan nama yaitu Didik Prasetyo yang merupakan anak dari keluarga seniman yaitu Ranto Edi Gudel yang merupakan salahsatu pemain ketoprak yang ada di Surakarta.

Ibunya sendiri yang bernama Umiyati Siti Nurjanah merupakan salah seorang pesinden yang ada di Kabupaten Ngawi. Didi kempot dilahirkan pada tanggal 31 Desember 1966 di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Didi kempot mempunyai dua kakak dan 1 adik yaitu kakak yang bernama Lilik Subagyo dan Mamiek Prakoso yang merupakan pelawak Srimulat, dan adiknya bernama Eko Gudel yang merupakan salah satu pemain ketoprak juga.


-     Kehidupan pribadi seorang Didi Kempot

Sebagai seorang manusia pastilah mempunyai kehidupannya masing-masing, begitu pula dengan Didi Kempot. 

Beliau menikah pada tahun 1989 dengan seseorang yang bernama Saputri dan dikaruniai 3 anak, namun hanya 2 yang akhirnya dilahirkan.

Anak tersebut bernama Lintang Ayu Tyar Prastri  namun di usia enam bulan akhirnya meninggal dunia dan juga Siola Putri Reginaresi yang sekarang masih menjadi anak satu-satunya dari hubungan Didi Kempot dan Saputri.

Ditahun 1997, Didi Kempot menikah kembali dengan Yan Vellia dan akhirnya dikaruniai dua anak yang bernama Saka Praja Adil dan Seika Zanithaqisya Prasetya.


-      Perjalanan Awal Karir


Didi kempot yang saat ini sudah terkenal dulunya tidaklah secara instan menjadi seorang seniman terkenal, namun bermulai dari yang bawah dulu yaitu menjadi seorang musisi jalanan dimana hanya menggunakan ukulele dan kendhang sebagai modal awalnya.

Di tahun 1984, beliau menjadi seorang pengamen di Kota Surakarta kurang lebih tiga tahunan yang pastinya bukan merupakan waktu yang singkat.

Setelah tiga tahun berada di jalanan, kemudian pada tahun 1987, Didi Kempot merantau ke Jakarta untuk bisa merintis karirnya namun tidak langsung bisa masuk kedalam dapur rekaman namun juga masih berawal dari bawah.

Di Jakarta sendiri, Didi Kempot masih sering berkumpul dan mengamen bersama teman-temannya dimana akhirnya terbentuk sebuah grup dengan julukan Kempot yang sebenarnya itu adalah sebuah singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar.

Didi Kempot pada akhirnya mencoba membuat sebuah rekaman dan menitipkan ke beberapa studio dan beruntungnya hal itu direspon positif oleh Musica Studio’s yang akhirnya dapat membantu Didi Kempot meluncurkan album pertamanya yang berjudul Cidro.


-     Perjalanan menuju kesuksesan


Sejak diluncurkan album pertamanya itu dan mendapatkan respon positif dari para pendengarnya, akhirnya Didi Kempot menjadi sering menulis dan membuat lagu kembali untuk bisa memenuhi keinginan para pendengarnya.

Kemudian di tahun 1993, Didi Kempot menampilkan diri di luar negeri yang terletak di Suriname dan membawakan lagu Cidro dimana pada akhirnya hal itu menjadi sebuah pecutan karir dari Didi Kempot itu sendiri.

Setelah tampil di Suriname, Didi Kempot mulai melanjutkan di wilayah Eropa dan mulai mengeluarkan beberapa lagu lagi. Namun di tahun 1998 akhirnya Didi Kempot kembali ke Indonesia untuk bermusisi didalam negeri.

Berbagai lagu yang dikeluarkannya sangat direspon positif oleh para pendengarnya baik ditahun itu maupun tahun-tahun setelahnya. 

Hal itu bisa diketahui dari tingginya tingkat popularitas dari seorang Didi Kempot itu sendiri.

Itulah profil dari seorang Didi Kempot yang merupakan musisi terkenal di Indonesia yang saat ini sudah meninggalkan kita semua. 

Semoga artikel ini dapat menambah informasi mengenai biografi salah satu musisi terkenal Indonesia.

Posting Komentar untuk "Biografi Didi Kempot 'The Godfather of Broken Heart'"