Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 5 Tips Untuk Melatih Anak Hemat Air dan Listrik

Sumber : pixabay.com/ Christian Oehlenberg

Berapa tagihan listrik dan air Anda beberapa bulan ini? 

Anak generasi millenial yang hidup di masa modern sepertinya sulit lepas dari perangkat elektronik yang pastinya akan memakan konsumsi listrik seperti HP, televisi, komputer dan sebagainya. 

Sebagai orang tua sangat penting untuk mengajarkan anak tentang pentingnya meghemat energi.

 

Alasan mengapa harus hemat air dan listrik

Jika anak Anda selalu protes jika Anda terlalu cerewet mengenai hemat air dan listrik ini, maka inilah saatnya Anda mengeluarkan jurus ilmiah “alasan mengapa harus hemat air dan listrik” seperti dibawah ini. 

Dengan memberikan pengertian dan pemahaman kepada anak Anda mengenai pentingnya untuk berhemat air dan listrik, anak akan mudah berlatih menghemat pemakaian air dan listrik di rumah.

· Menghemat air akan menjaga dari bencana kekeringan. 

Dengan membatasi penggunaan air, kita memiliki cadangan air bersih dan bisa membantu menghadapi musim kering di masa mendatang. Selain itu, menghemat air juga menjaga lingkungan.

· Jika kita menghemat penggunaan listrik, ada banyak manfaat yang didapat. 

Yang pertama mengurangi penggunaan sumber energi tidak dapat diperbaharui, yaitu fosil yang diolah menjadi batubara untuk bahan bakar menghasilkan listrik. 

Kita semua tahu bahwa persediaan fosil di alam akan habis dan menghemat listrik akan memperlambat pemborosan fosil. 

Selain itu, para ahli juga sedang mencara bahan pengganti fosil. 

Alasan berikutnya adalah mengurangi beban dari pembangkit listrik.

· Sumber energi semakin berkurang. Seperti penjelasan di atas, energy di alam yang tidak diperbaharui jumlahnya terbatas.

· Dengan menghemat energi kita bisa menghemat biaya setiap bulan.

· Mengurangi polusi udara. Minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar akan menyisakan zat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.


Melatih anak hemat energi

·   Jangan hanya memberi perintah namun juga berikan contoh bahwa Anda sudah hemat energi seperti misalnya mematikan lampu kamar saat sedang tidak digunakan, mematikan lampu teras ketika sudah pagi, mematikan air jika bak penampung air sudah penuh, dan sebagainya.

·  Kurangi penggunaan penyejuk udara/AC.

· Buka jendela agar cahaya matahari bisa masuk dan mengurangi penggunaan lampu

· Mandi dengan jangka waktu yang cukup dan singkat. 

Mandi dengan menggunakan air panas dan mengucur dari shower itu mahal. 

Dengan mengurangi waktu mandi 1 menit saja, dapat menghemat pemakaian air dan biaya air serta listrik dalam setahun sebesar RP.300 ribu.

·  Matikan peralatan listrik yang tidak digunakan seperti komputer, TV, dan lainnya

· Cabut kabel barang elektronik yang tidak digunakan.  

Jika anak Anda masih kecil, akan bahaya jika mencabut kabel sendiri.

·  Batasi waktu penggunaan televisi setiap harinya.

·  Matikan gawai saat sebelum tidur.

·  Memilih lampu yang hemat energi. Lampu LED lebih hemat daripada lampu bolam biasa.

· Perbaiki kebocoran air jika terjadi dengan segera

· Mengajak anak untuk lebih banyak beraktivitas di luar daripada menonton TV dan main game

· Gunakan air kembali. Cara lain adalah dengan emnggunakan air kembali untuk keperluan lain. 

Misalnya, menggunakan air bekas mencuci pakaian / air bilasan untuk menyiram tanaman.

Tegaskan kepada anak Anda bahwa hemat energi bukan berarti bahwa kita menjadi hidup pelit namun memastikan kita menggunakan peralatan listrik dan air secukupnya saja tidak berlebihan.


Hemat energi sebagai gaya hidup

Boros dalam penggunaan energi bukan hanya persoalan rekening air dan listrik yang meninggi. 

Masalah lain seperti kualitas air bersih yang menurun, isu global pemanasan bumi, merupakan dampak yang lebih luas dari pemakaian energi yang tidak terkontrol.

Posting Komentar untuk " Inilah 5 Tips Untuk Melatih Anak Hemat Air dan Listrik"