Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Kearifan Lokal Harus Selalu Diwariskan?

Ilustrasi salah satu contoh kearifan lokal photo by Artem Beliaikin from Pexels

Derasnya arus budaya asing yang terus mengalir yang tiada henti dikhawatirkan dapat mengikis estetika budaya ketimuran nusantara atau bahkan membawa serta mengubah haluan anak cucu bangsa khususnya para generasi Z.  

Generasi muda Indonesia sangat perlu untuk memahami dan melestarikan budaya serta kearifan lokal yang ada di Indonesia. 

Kearifan lokal dapat dipandang sebagai identitas suatu bangsa. 

Di Indonesia, kearifan lokal merupakan filosofi hidup dan pandangan yang diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk diantaranya ekonomi, kesehatan, tata lingkungan, sosial ekonomi dan sebagainya.

 

Kearifan Lokal Menurut Para Ahli

Kearifan lokal dapat juga dikatakan sebagai suatu kebudayaan lokal yang memiliki kebijakan hidup, way of life atau pandangan hidup yang menjadi dasar untuk mengakomodasi suatu kebijakan dan kearifan hidup. 

Di Indonesia kearifan lokal tidak hanya berlaku di daerah tertentu saja, namun juga dapat dikatakan sebagai salah satu hal yang dapat bersifat lintas budaya/lintas etnik yang kemudian dapat membentuk nilai budaya yang bersifat nasional.

Contoh kearifan lokal yang dapat dimaksudkan sebagai kebudayaan nasional antara lain gotong royong, toleransi beragama, etos kerja dan sebagaianya. 

Kearifan lokal tersebut dengan etika dan nilai moral yang terkandung di dalamnya diwariskan dan diajarkan secara turun temurun dari nenek moyang ke cucu mereka.

 

Pentingnya Kearifan Lokal 

Era digital yang ditandai dengan adanya perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan antara lain dengan begitu mudahnya akses informasi dan budaya lintas negara bahkan benua.

Indonesia dianugerahi dengan berbagai suku bangsa yang melahirkan beragam kearifan lokal dan warisan budaya yang mengandung nilai serta norma yang bernilai tinggi. 

Nilai dan norma tersebut menjadi satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat setempat yang kemudian menjadi pedoman bagi masyarakat untuk berperilaku dan berinteraksi satu sama lain, alam dan memberikan landasan hidup yang kuat dalam mengelola lingkungan hidup serta menjadikan hubungan manusia dengan alam menjadi selaras dan seimbang.

Alam menjadi pendukung bagi manusia untuk melangsungkan hidup. 

Kearifan lokal sebagai modal dalam berkehidupan bermasyarakat mendukung manusia Indonesia untuk mewujudkan negara Indonesia yang bermartabat, beradab, serta adil dan makmur. 

Namun era globalisasi mendorong kebudayaan barat masuk dan mendominasi segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

 

Upaya Mengenalkan Kearifan Lokal dan Budaya kepada Generasi Muda

• Melestarikan kebudayaan daerah dan adat istiadat dengan menggunakan slogan ‘berbudaya’ pada tiap jenjang pendidikan dasar dan diatasnya. 

  Berpegang teguh kepada adat istiadat yang memiliki nilai luhur dan melestarikan budaya daerah di tengah gencarnya budaya asing yang masuk tidaklah mudah. 

  Namun begitu, adat dan budaya yang lestari tidak akan mudah lekang.

• Memperkuat jati diri bangsa dan budaya nasional dengan revitalisasi kembali. Hal ini akan mampu menangkal   budaya asing yang memiliki nilai negatif.

   Mengirimkan misi kebudayaan dan kesenian ke luar negeri tidak hanya untuk kesenian yang berkelas nasional tetapi juga regional atau daerah.

• Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mengenalkan budaya local secara intensif dan massive kepada anak cucu sehingga mereka merasa bangsa memiliki identitas sebagai bangsa Indonesia.

 

 

Posting Komentar untuk "Mengapa Kearifan Lokal Harus Selalu Diwariskan?"