Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kunci Jawaban Tema 5 Pahlawanku Subtema 1 Kelas 4 SD MI tentang Candi Penataran

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 4 SD MI Candi Penataran /blitarkab.go.id

Selamat pagi adik-adik kelas 4! Bagaimana kabarnya hari ini? Baik-baik saja bukan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Tema 5 Pahlawanku Subtema 1 yaitu Perjuangan Para Pahlawan.

Berkaitan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, setelah mempelajari subtema ini adik-adik diharapkan mampu menggali dan menyampaikan pengetahuan baru dari teks nonfiksi ke dalam tulisan menggunakan bahasa sendiri. 

Selain itu, adik-adik juga diharapkan mampu mengidentifikasi(mengenali) kerajaan Hindu, Budha atau Islam yang terdapat didaerah tempat tinggal. Setelah itu adik-adik sebut dan jelaskan pengaruhnya pada kehidupan masyarakat saat ini.

Sebelum kita lanjutkan, coba adik-adik jawab pertanyaan berikut ini :

Apa nama kerajaan Hindu pertama di Indonesia? 

Apa nama kerajaan Budha terbesar di Indonesia?

Apa nama kerajaan Islam pertama di Indonesia?

Nah coba jawab, ya. 

Kerajaan Hindu pertama di Indonesia adalah kerajaan Kutai. Sedangkan kerajaan Budha yang terbesar adalah Kerajaan Sriwijaya. Samudra Pasai merupakan kerajaan Islam yang pertama di Indonesia.

Maha Patih Gajah Mada

Kalau sudah menjawab, mari kita mengenal salah tokoh dari sebuah kerajaan Hindu terbesar di Nusantara yaitu kerajaan Majapahit. Kerajaan ini mengalami masa kejayaannya pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk. 

Tidak tanggung-tanggung, wilayah kekuasaannya sampai Madagaskar. Ada seorang patih terkenal dari kerajaan ini yang bernama Maha Patih Gajah Mada. Pada saat itu beliau bersumpah bahwa beliau tidak akan berbahagia terlebih dahulu jika belum bisa menyatukan nusantara. Sumpah beliau ini disebut dengan Sumpah Amukti Palapa.

Sumpah Palapa 

Berikut  ini bunyi Sumpah Palapa dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia :

“Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada : “Lamun huwus kalah Nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran,Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti Palapa”.

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:

“Dia Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “ Jika telah menundukkan seluruh Nusantara dibawah kekuasaan Majapahit, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa.”

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pada saat sumpah Palapa muncul Nusantara belum berada dibawah kekuasaan Majapahit.

Pada sumpah tersebut terdapat nama-nama tempat seperti Gurun yang merupakan wilayah Pulau Gorong, Seram Bagian Timur. Seram adalah pulau Seram. Tanjung Pura merupakan Kerajaan Tanjung Pura yang berada di Ketapang, Kalimantan Barat. Haru adalah Kerajaan Aru yang berada di Sumatera Utara (Karo). Pahang merupakan wilayah di Malaysia, Dompo di Sumbawa, Bali dan Kerajaan Sunda.  Itulah sekilas mengenai Patih Gajah Mada.

Adik-adik, untuk melatih pemahaman dan menggali informasi dari sebuah teks nonfiksi cobalah membaca sebuah teks tentang candi Penataran. Jika sudah mari kita diskusikan, ya.

Candi Penataran

Dimanakah letak Candi Penataran? Candi Penataran terletak di lereng barat daya Gunung Kelud tepatnya di desa Panataran, kecamatan Nglegok, kabupaten Blitar, provinsi Jawa Timur.

Apa latar belakang Candi Penataran?  Candi ini dibangun pada tahun 1194 oleh Raja Crnga (Syrenggra) yang bergelar Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita Crengalancana Digwijayottungadewa. Raja Crnga memerintah kerajaan Kediri antara tahun 1190-1200 sebagai candi gunung. Candi ini digunakan sebagai tempat pemujaan agar dapat menetralisir bahaya letusan Gunung Kelud. 

Siapakah yang menemukan Candi Penataran? Kompleks candi Panataran ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles yang merupakan Gubernur Jenderal pada masa pemerintahan Inggris di Indonesia.

Apa nama asli Candi Penataran? Nama asli Candi Panataran adalah Candi Palah. 

Begitulah adik-adik ulasan singkat mengenai Maha Patih Gajah Mada dan Candi Penataran yang merupakan salah satu candi Hindu peninggalan kerajaan Majapahit. 

Semoga dengan informasi ini adik-adik bisa bangga sebagai anak Indonesia karena kekayaan sejarahnya dan lebih giat belajar lagi supaya dapat menjaga peninggalan bersejarah di Indonesia khususnya yang terdapat di daerah tempat tinggal adik-adik semua. 

Dengan begitu, adik-adik ikut serta menghargai jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang mempertaruhkan jiwa dan raganya sampai akhirnya bisa dinikmati anak cucu seperti sekarang ini.

Adik-adik bisa juga berdiskusi dengan orang tua masing-masing dan meminta didampingi saat belajar tentang sejarah. Sebagai penutup, coba adik-adik temukan orang-orang disekitar rumah atau teman yang suka berbuat baik kepada orang lain dan memiliki jiwa kepahlawanan.

Dalam kehidupan sehari-hari, adik-adik dapat memberikan ucapan selamat dan pujian kepada teman yang telah berjasa.

Disclaimer :

1. Konten ini dibuat untuk mempermudah orang tua dalam mendampingi kegiatan belajar anak yakni digunakan sebagai tambahan atau pembanding.

2. Orang tua tetap menjelaskan materi sehingga anak tidak sekedar tahu akan tetapi dapat memahami, mengerti dan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.

3. Jawaban yang diajukan penulis sifatnya terbuka, dapat dikurangi atau ditambahi sehingga menjadi proporsional dan lebih tepat.


Posting Komentar untuk "Kunci Jawaban Tema 5 Pahlawanku Subtema 1 Kelas 4 SD MI tentang Candi Penataran"