Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sebutkan Contoh Penyakit yang Bisa Mengganggu Organ Peredaran Darah dan Cara Pencegahannya

Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 5 tentang Organ Peredaran Darah Manusia dan Tangga Nada /pixabay/illustrations/jantung-katup-peredaran-darah

Halo adik-adik kelas 5! Bagaimana kabarnya hari ini? Baik-baik saja bukan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Tema 4 Sehat Itu Penting Subtema 3 yaitu Cara Melihara Organ Peredaran Darah Manusia. Kompetensi dasar pada subtema ini mencakup mata pelajaran IPA dan Seni Budaya dan Prakarya. 

Pada pelajaran IPA adik-adik harus mampu menjelaskan organ peredaran darah pada manusia dan hewan beserta fungsinya serta mampu membuat hasil karya yang dapat memberikan gambaran tentang organ tersebut. 

Pada pelajaran Seni Budaya dan Prakarya adik-adik harus mampu memahami tangga nada dan menyanyikannya. 

Jadi  setelah mempelajari subtema ini adik-adik diharapkan dapat menjelaskan cara mencegah gangguan penyakit peredaran darah manusia dan mengenali lagu-lagu nasional yang menggunakan tangga nada mayor. 

Jantung dan pembuluh darah merupakan organ tubuh yang menjadikan anggota tubuh tetap berfungsi. Darah membawa oksigen, nutrisi, elektrolit dan hormon ke seluruh tubuh. 

Gangguan yang terjadi pada peredaran darah akan memengaruhi jantung dan pembuluh darah dalam memompa darah dan dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung dan stroke. 

Hal ini bisa  disebabkan oleh berbagai faktor genetik (keturunan) hingga gaya hidup misalnya kurang berolahraga secara atau tidak olahraga secara rutin, terlalu sering mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan lemaknya, virus dan lain sebagainya. 

Jadi, apabila terdapat gangguan pada organ peredaran darah manusia maka akan muncul gangguan pada peredaran darah manusia.

Dilansir dari healthline.com gangguan pada peredaran darah manusia dapat menyebabkan beberapa hal sebagai berikut:

1.Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Tekanan darah merupakan ukuran kekuatan yang digunakan jantung untuki memompa darah ke seluruh tubuh melalui arteri. Apabila kita memiliki tekanan darah tinggi artinya kekuatan yang digunakan untuk memompa darah lebih besar daripada yang seharusnya.

Apakah adik-adik sudah pernah melihat dokter atau petugas kesehatan mengukur tekanan darah?. Kalau sudah, adik-adik sudah tahukah nama alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah?. Ya betul namanya adalah tensimeter atau sfigmomanometer.

Tekanan darah tinggi dapat merusak jantung yang memicu munculnya penyakit jantung, stroke atau gagal ginjal. Tidak ada gejala pasti mengenai penyakit darah tinggi. Oleh karena itulah penyakit ini sering disebut dengan “the silent killer.”

2. Aterosklerosis dan Penyempitan Pembuluh Darah

Aterosklerosis atau seringkali disebut dengan pengerasan arteri terjadi karena adanya vplak yang menumpuk pada dinding arteri yang akhirnya menyumbat aliran darah. Plak tersebut berasal dari kolesterol, lemak dan kalsium.

Penyempitan pembuluh darah mengindikasikan bahwa plak yang menumpuk telah menyebabkan arteri menyempit dan mengeras. 

Gumpalan darah dapat memicu penyumbatan arteri. Penyakit berkembang secara perlahan-lahan tanpa disadari oleh penderitanya. Disisi lain ini bisa menyebabkan penyakit dada atau sensasi yang berat di dada.

3.Serangan Jantung

Hal ini terjadi ketika tidak ada cukup darah yang sampai ke jantung. Keadaan ini terjadi karena penyumbatan pembuluh darah. Serangan jantung menghancurkan otot jantung dan merupakan harus dirawat secara medis. 

Wanita sering mengalami serangan jantung sedikit berbeda yakni dengan adanya tekanan atau rasa sakit pada bagian punggung dan dada. 

4.Gagal Jantung

Gagal jantung terjadi ketika otot jantung lemah atau rusak. Otot tidak mampu lagi memompa darah ke seluruh tubuh. Gagal ajntung umumnya terjadi apabila seseorang telah mengidap masalah jantung yang lain seperti serangan jantung atau penyempitan pembuluh darah.

5. Stroke

Stroke seringkali terjadi ketika gumpalan darah menutup arteri didalam otak dan mengurangi pasokan darah. Hal itu juga bisa tyerjadi saat pembuluh darah diotak pecah. Kedua peristiwa diatas menghalangi darah dan oksigen untuk sampai ke otak. Akibatnya bagian-bagian otaK akan menjadi rusak. 

Itulah beberapa gangguan pada peredaran darah manusia.  Apabila ada kesempatan adik-adik dapat menanyakan pada pakar kesehatan atau dokter yang adik-adik kenal. Nah, sekarang saatnya adik-adik mengisi tabel tentang conoth penyakit yang bisa mengganggu peredaran darah manusia dan cara pencegahannnya.

Sebutkan contoh penyakit yang bisa mengganggu organ peredaran darah dan cara pencegahannya.

1.Penyakit Jantung 

•Tidak merokok

•Beraktifitas/ bergerak sekitar 30 sampai 60 menit setiap hari

•Mengkonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan jantung

•Menjaga berat badan

•Tidur yang berkulitas

2.Tekanan darah tinggi

•Tidur yang cukup dan berkualitas

•Rajin berolahraga

•Makan makanan yang sehat

•Berat badan yang sehat

3. Anemia

•Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung Vitamin C

•Asupan vitamin B12 dan asam folat pada makanan tercukupi

•Hindari minum teh atau kopi pada saat makan karena memengaruhi penyerapan zat besi

4.Stroke

•Menjaga tekanan darah dibawah 120/80 jika memungkinkan (kecuali pada orang tua mungkin sulit )

•Kurangi berat badan yang berlebihan (jaga berat badan ideal)

•Banyak berolahraga

5.Aterosklerosis

•Mengontrol diabetes

•Melakukan check-up ke dokter

•Berolahraga

Untuk adik-adik putri khususnya, pola maka sangat dijaga agar tetap sehat dan memiki berat badan yang ideal.

Selanjutnya mari kita menyebutkan contoh lagu nasional bertangga nada mayor dan penciptanya. Ada banyak lagu nasional yang bertangga nada mayor. Berikut ini beberapa dari conothnya :

1.Indonesia Raya diciptakan oleh Wage Rodulf Supratman

2.Halo-Halo Bandung diciptakan oleh Ismail Marzuki

3.Bangun Pemuda Pemudi diciptakan oleh Alfred Simanjutak

4.Satu Nusa Satu Bangsa diciptakan oleh Liberty Manik

5.Dari Sabang Sampai Merauke diciptakan oleh R. Soeharjo


Disclaimer :

1. Konten ini dibuat untuk mempermudah orang tua dalam mendampingi kegiatan belajar anak yakni digunakan sebagai tambahan atau pembanding.

2. Orang tua tetap menjelaskan materi sehingga anak tidak sekedar tahu akan tetapi dapat memahami, mengerti dan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.

3. Jawaban yang diajukan penulis sifatnya terbuka, dapat dikurangi atau ditambahi sehingga menjadi proporsional dan lebih tepat.


Posting Komentar untuk "Sebutkan Contoh Penyakit yang Bisa Mengganggu Organ Peredaran Darah dan Cara Pencegahannya"