Kemdikbudristek dan Kemenkes RI Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Jurusan Ini

Kemdikbudristek dan Kemenkes RI Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Jurusan Ini
Sumber : Instagram.com/kemdikbud.ri

INFOPENDIDIKANMU.MY.ID - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Peningkatan Kuota Penerimaan Mahasiswa Program Sarjana Kedokteran, Program Dokter Spesialis, dan Penambahan Program Studi Dokter Spesialis melalui Sistem Kesehatan Akademik di Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta pada Selasa (12/7).

Dalam hal ini, Kemdikbudristek bekerja sama dengan Kemenkes RI.

 "#SahabatDikbud dan #Healthies, hari ini (12/7) Mendikbudristek @nadiemmakarim dan Menteri Kesehatan @budigsadikin menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Peningkatan Kuota Penerimaan Mahasiswa Program Sarjana Kedokteran, Program Dokter Spesialis, dan Penambahan Program Studi Dokter Spesialis melalui Sistem Kesehatan Akademik di Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta", tulis akun @kemdikbud.ri.

Tujuan dari penambahan tersebut adalah untuk mempercepat pertumbuhan Fakultas Kedokteran serta mencetak dokter yang handal yang memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Kerja sama dilakukan sebagai upaya mengakselerasi peningkatan kapasitas dan kualitas Fakultas Kedokteran, serta menghasilkan dokter dan dokter spesialis yang dapat memperkuat layanan kesehatan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh WHO yaitu 1:1.000 penduduk", lanjut keterangan tersebut.

Mengutip laporan Kemdikbud RI, Rabu (13/7), Menteri @nadiemmakarim yakin SKB ini akan mengakselerasi transformasi pendidikan kedokteran dan kesehatan, serta menguatkan penelitian dan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keterangan pada unggahan tersebut menerangkan bahwa Menkes @budigsadikin pun meyakini bahwa melalui SKB ini transformasi kesehatan dapat dilakukan dengan cepat, salah satunya dengan pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia.

Sementara itu, mengutip informasi yang diperoleh dari laman resmi Kemenkes RI terkait hal tersebut di atas, bahwa Indonesia membutuhkan sejumlah 270 ribu dokter sedangkan ketersediaan saat ini baru 140 ribu orang.

Dengan demikian masih terdapat kekurangan sejumlah 130 ribu dokter.

Juga diterangkan bahwa jumlah lulusan dokter per tahun di Indonesia adalah 12 ribu orang.

Guna mencapai jumlah dokter minimal sesuai standar WHO untuk pelayanan terhadap 270 juta masyarakat Indonesia maka diperlukan waktu sekitar 10 tahun.

Demikian tadi informasi mengenai penambahan kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Kedokteran, Dokter Spesialis dan Program Studi Dokter Spesialis hasil kerjasama Kemdikbudristek dengan Kemenkes RI. 

Posting Komentar untuk "Kemdikbudristek dan Kemenkes RI Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Jurusan Ini"