Seperti Apa Keunggulan Kurikulum Merdeka? Begini Penjelasan Ditjen Kemdikbud

Keunggulan Kurikulum Merdeka
Sumber gambar : Instagram.com/ditjen.gtk.kemdikbud

INFOPENDIDIKANMU.MY.ID - Inilah keunggulan Kurikulum Merdeka yang membedakan dengan kurikulum sebelumnya.

Karena masih baru, mungkin banyak yang belum mengetahui Keunggulan Kurikulum Merdeka.

Keunggulan Kurikulum Merdeka perlu diketahui untuk mempermudah implementasinya dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Seperti dibahas sebelumnya, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Baru-baru ini, Ditjen Kemdikbud memberikan penjelasan tentang Keunggulan Kurikulum Merdeka.

Keunggulan Kurikulum Merdeka ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemdikbud.

Melansir unggahan tersebut, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. 

Projek untuk menguatkan pencapaian profil Pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu,  sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Selanjutnya, melalui keterangan yang menyertai unggahan tersebut dijelaskan bahwa peringatan Hardiknas mempersembahkan simulasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

"Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2022 memberikan simulasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pada segmen Mas Menteri #MasukKelas terdapat sesi tanya jawab, Mendikbudristek @nadiemmakarim menerangkan perihal Kurikulum Merdeka", tulis akun @ditjen.gtk.kemdikbud.

Kurikulum tersebut awalnya diterapkan di Sekolah Penggerak dengan kondisi yang beragam antara satu dengan yang lainnya.

"Kurikulum tersebut awalnya diimplementasikan di Sekolah Penggerak. Seperti diketahui Sekolah Penggerak ada yang berada di daerah yang paling ujung di pulau-pulau, ada juga yang di kota-kota besar. Sekolah Penggerak ada yang di daerah yang ekonominya mampu, ada juga di daerah yang ekonominya tidak mampu", lanjut keterangan tersebut.

Satu diantara beberapa keunggulan Kurikulum Merdeka adalah kebebasan guru untuk dalam menentukan akselerasi pembelajaran berdasarkan kemampuan peserta didiknya masing-masing.

"Mas Menteri mengurai lebih lanjut mengenai keunggulan Kurikulum Merdeka. Di antaranya guru bebas untuk maju dan mundur dalam pembelajaran sesuai kemampuan murid-muridnya. Kurikulum Merdeka juga mengurangi jumlah materi yang dipelajari, hingga hampir 30 persen", terang Ditjen GTK Kemdikbud.

Kelebihan lainnya adalah bahwa kurikulum tersebut memberikan kesempatan kepada para guru untuk menggunakan metode dan materi lainnya.

"Kurikulum Merdeka juga memberi kemerdekaan bagi para guru untuk menggunakan metode-metode lain, materi-materi lain", tulis akun @ditjen.gtk.kemdikbud.

Dalam penerapan Kurikulum tersebut, 20% waktu kelas dialokasikan untuk kegiatan pembelajaran berbasis projek (project-based learning).

"Di samping itu Kurikulum Merdeka mengambil sekitar 20 persen dari waktu kelas untuk project-based learning", tulis akun @ditjen.gtk.kemdikbud.

Demikian tadi penjelasan tentang keunggulan Kurikulum Merdeka yang diantaranya terdapat project-based learning.

Posting Komentar untuk " Seperti Apa Keunggulan Kurikulum Merdeka? Begini Penjelasan Ditjen Kemdikbud"